Detail Notes

You are What you Read - My favorite book


Jujur dari dalam hati,bukannya saya ingin mengada-ada atau mengarang cerita. Saya suka membaca buku mulai dari yang membangun rohani,leadership atau buku yang mengajarkan kasih, you have power to create love dan begitu banyak yang yang lain.Tetapi semua buku yang sudah saya baca memang bagus tetapi tidak bisa mengalahkan buku favorit saya yaitu Alkitab. Alkitab merupakan kumpulan dari buku-buku yang dituliskan oleh banyak orang dengan cara mereka sendiri-sendiri. Dalam Alkitab tersimpan begitu banyak meaning atau pengertian yang membuat saya selalu menyadari Betapa hebat dan besar KuasaNya.Bukan hanya yang indah-indah seperti mendapat berkat ,keturunan yang berlimpah hidup bahagia dll tetapi dari sana juga saya mengerti tentang apa yang diinginkan Tuhan dan apa yang tidak disuka pencipta alam semesta ini. Dari Alkitab begitu banyak pelajaran yang saya dapatkan seperti mengasihi sesama,tak hanya mengasihi sesama tetapi juga harus mencintai musuh kita sendiri , mengampuni orang-orang yang sudah berbuat salah, rendah hati,kesetiaan, ketaatan,dan masih begitu banyak hal-hal yang lain.

Saya tidak bisa menjelaskan sesuatu,tetapi saya dengan jujur berkata bahwa buku yang paling bagus dan menjadi favorit saya untuk dibaca dan direnungkan adalah Alkitab. Menurut saya Alkitab merupakan surat cinta dari Tuhan yang indah.Dari sanalah berisi apa yang Tuhan sukai dan kita harus melakukannya untuk menyenangkan hatiNya maupun apa yang tidak Tuhan sukai dan yang dapat menjadikan Tuhan murka.

Suatu saat nanti jika ada kesempatan untuk menulis buku,saya akan mempergunakan kesempatan tersebut sebaik-baiknya. Saya ingin menulis buku tentang kehidupan yang terberkati untuk memberkati orang lain. Saya ingin memberikan hati saya, supaya anak muda sebagai penerus bangsa kelak bisa mempunyai hati sosial yang tidak egois dan mementingkan diri mereka dan keluarga nya sendiri, tetapi mereka harus peka juga terhadap sekelilingnya.Jika diumpamakan ,benih gandum ada yang bisa kita jadikan roti dan memakannya sendiri tetapi ada juga benih yang tetap benih untuk diberikan kepada orang lain untuk mereka tanam. Kebanyakan orang zaman sekarang,ketika ia mendapatkan benih atau rezeki ia langsung menggunakannya untuk keperluan pribadinya tanpa memikirkan sedikitpun tentang kehidupan orang lain.Dalam nya saya juga berikan suguhan cerita-cerita nyata lalu pelajaran lain seperti mengucap syukur, kerendahan hati, dll. Saya ingin melalui buku yang saya tulis bisa banyak hidup anak-anak muda diubahkan dan bisa menginspirasi mereka tak hanya di Indonesia tetapi di negara-negara lain juga dengan bahasa yang ringan dan renyah untuk dibaca tak hanya di Indonesia tetapi di negara-negara lain juga. 

See youon top!

 

Claudia Faustine S

London School of Public Relations Jakarta

 

 

By Claudia Faustine S,
Posted 20-03-2014 read:192

Related Notes

   Siapa yang tidak mau punya berat badan dan tinggi badan yang ideal? Pastinya semua…
By Claudia Faustine S
  Mendengar kata merokok mungkin langsung terlintas di pikiran kita dengan putung rokok dan asap…
By Claudia Faustine S
Seperti yang telah saya bahas di notes sebelumnya mengenai bangkit dari kesalahan, ada satu hal…
By Indira Mayusti Nandini
Hai YOTers, saya yakin semua orang yang ada disini ingin menjadi orang yang sukses bukan?…
By saras ayu virananda
Sebetulnya apakah definisi kemakmuran itu ? sejahtera ? bahagia ? lantas apa yang menentukan seseorang…
By Saiful Bakhri