Detail Notes

Sukses Instan Memang Paling Enak


Banyak yang baru kenal saya sekarang, dan langsung menilai bahwa hidup saya enak; seolah tanpa perjuangan saya mencapai apa yang saya capai hari ini. 

Secara keseluruhan, saya berkarir sebagai profesional sejak April 2001, dan saya memutuskan untuk berhenti dan banting setir untuk jadi entrepreneur di bulan Oktober 2009. 

Di sela antara tahun 2006 dan 2009, saya sudah menjadi silent investor di salah satu perusahaan yang saya miliki sampai detik ini. Jadi, kalau dihitung-hitung, saya total berkarir sebagai seorang profesional selama 8 tahun, dan menjadi seorang entrepreneur full time sudah 6 tahun (tidak dihitung yang 3 tahun jadi silent investor). 

Apakah 8 + 6 tahun adalah waktu yang singkat? Bisa iya, bisa tidak. Tapi yang pasti, apa yang saya raih hari ini bukan saya raih dalam 1-2 hari, tapi 14 tahun. Apa sih yang saya lakukan selama 14 tahun? Kalau saya rangkum: membangun reputasi

Maksudnya apa? Semua yang saya lakukan, dari detik pertama saya masuk kerja di Nike, ketika menjadi GM Oakley Indonesia, hingga memimpin 500 orang di F&B Division MRA Group, semuanya itu adalah proses membangun reputasi. Reputasi yang seperti apa? Reputasi yang membuat banyak orang mengenal saya lewat kontribusi dan prestasi yang saya hasilkan bersama tim saya. Reputasi yang membuat akhirnya banyak orang percaya dengan pemikiran dan apa yang saya lakukan sekarang ini. Reputasi yang ngebuat banyak orang ngajak saya untuk berbisnis. 

Apakah mudah membangun reputasi? Ngga. Kita harus mampu untuk konsisten. Hari demi hari harus kita lalui dengan satu hal di pikiran: apa yang saya lakukan hari ini harus bermanfaat dan positif. 

Sesuai dengan judul tulisan ini, "Sukses Instan Memang Paling Enak", ya memang enak.. KALAU ADA?! Kenyataannya, ngga ada sukses yang instan. Sesuatu yang instan biasanya akan hilang secara instan juga. Bahasa Inggrisnya: easy come, easy go. Kenapa? Karena biasanya apa yang kita dapatkan dengan mudah ngga akan kita hargai, dan ya itu tadi.. karena kita ngga ngehargainya, makanya hal itu bisa lepas/hilang dari kita. 

Ngga ada orang yang bisa buat gedung 100 tingkat dengan membuat fondasi dalam 1 malam. Kalau mau buat gedung pencakar langit, ya fondasinya juga harus dipersiapkan matang, dan ngga mungkin bisa instan dalam 1 malam. Got it?

Kalau mau sukses, harus mau kerja keras. Kalau ngga mau sukses, ya ngga apa-apa juga sih, silahkan santai-santai. Tapi ingat, penyesalan cuma akan datang nanti (di kemudian hari), dan biasanya sih penyesalan itu ngga akan ngerubah apapun. 

Pilhan ada ditangan kalian. Mau sukses? Mau biasa-biasa aja? Silahkan. 

See you ON TOP!
@BillyBoen

By Billy Boen,
Posted 27-06-2015 read:1427

Related Notes

Biasanya orang berbisnis untuk kaya. Betul. Tapi, seharusnya ini bukan menjadi pemacu utama seorang calon…
By Billy Boen
Pertama kali saya liat Ed Sheeran, ketika dia bantuin para Coaches di The Voice, entah…
By Billy Boen
  HOW ABOUT MY PASSION? HOW ABOUT MY PASSION?   When it comes to talking…
By Christine Butarbutar
Hallo YOTers! Apa kabar? Semoga sehat dan sukses selalu. Acara Love Donation 2014 yang diadakan…
By Sarah Fadillah Rahmadiani
By: Samia Safa Nurrahmah - YOT CA ITB, December Article. Youthful spirit. I am feeling…
By YOTCA