Detail Notes

Passion and a Teachable Heart


Ketika sebuah jalan tidak terbuka apakah yang anda lakukan?

Berdiam atau bersuara?

Terhenyak atau bergeming?

Menyerah atau berjuang?

Berlalu atau meraih?

Banyak pertanyaan masuk dan keluar saat dirimu dan diriku terbentur oleh arah yang tidak jelas. Sebuah perjalanan yang menjenuhkan dan melelahkan. Wajar memang namun tidak baik jika dalam jangka waktu yang sangat lama. Berlabuhlah sebentar hai kawan. Nikmati sisi keindahan pulau hidupmu yang lain. Kunjungi keindahan dan carilah kesenangan di antara pasir dan hijaunya daun kelapa teman. Belajarlah untuk mengerti arti dari sebuah meraih mimpi dan sebuah kata ‘tidak menyerah’

Kehidupan memang seperti lautan tanpa ujung. Samudera tanpa benua. Namun kawan akankah engkau sadar apa arti dari sebuah penantian? Arti dari sebuah pencarian? Lihatlah kepada sang penakluk lautan dan samudera raya. Lihatlah kepada pendiri – pendiri sejarah yang tidak mengenal arti terkenal serta dikenal. Mereka yang hanya mengerti arti sebuah perjuangan dan memberik dampak. Dengarlah kawan kepada arahan sang Pencipta. Dengarlah petuah dari indukmu yang mengasuhmu hingga kini kau besar. Berhentilah dan selami dirimu!

Hiruk pikuknya ajakan kesuksesan dan glamour-nya sebuah masa depan menekan kita menjadi pribadi yang peduli akan diri sendiri. Tidak mau mengerti dan tertunduk oleh kenginan diri. Andaikan engkau tau kawan betapa duniamu sama dengan duniaku. Perbedaanmu merupakan warna bagi hidupku kawan. Jangan sibuk dengan dirimu. Berhentilah dan berbagilah. Ceritakan segala duka dan sukamu. Alihkan perhatianmu terhadap ajaran sesamamu dan alam. Siapa yang akan tahu jika akhir tujuanmu tidak jauh dari aku, dia, kita?

Hasrat dirimu akan bertemu dengan penerimanya. Pemberianmu tidak akan terbuang sia – sia. Kenalilah dirimu dulu hai kawan. Gapailah keinginan terdalam hatimu. Biarkan ia memberimu sayap untuk terbang lebih jauh lagi. Biarkan dirimu dididik dan terdidik. Lupakah engkau kawan bahwa dirimu kini merupakan hasil dari sebuah ajaran? Janganlah lelah untuk belajar dan diajar. Namun biarkan engkau menjadi pribadi yang terajar dan bersahaja kelak kawan. 

Be a pearl is not easy. It need a process and it’s hurt. Don’t push yourself with ambitions but push yourself with passion and teachable heart.

 

By Edgar Linardi,
Posted 18-09-2014 read:197

Related Notes

“All great speakers were bad speakers  at first” –Ralph Waldo Emerson Ada kabar gembira buat…
By Edgar Linardi
Hi, YOTers… pernah gak sih kalian merasa terlalu berat sama hidup ?  Banyak hal yang…
By Edgar Linardi
Saya merasa, 2 tahun terakhir ini adalah 2 tahun yang sangat signifikan bagi diri saya…
By Yuza Mulia
Hai YOTers, Salam semangat untuk kita semua ya! J Di notes saya kali ini saya…
By Risa Sarah Septiarani
Kali ini ane mau bahas tentang tipe cara seseorang dalam bekerja. Setiap orang tentunya memiliki…
By Fajar Hadi Putranto