Detail Notes

Jangan lupa bawa cermin!


Assalamu ‘Alaykum, Hai YOTers, kenapa harus bawa cermin? Bukan buat dandan yah tentunya YOTers. Alasannya, karena cermin bisa kita pake untuk lihat gambaran diri kita sendiri. Faktanya kebanyakan di antara kita suka mengkritik orang lain tanpa melihat keadaan dirinya sendiri terlebih dahulu. Bahkan terkadang, hal yang pernah kita lakukan pun kita komentari justru saat orang lain yang melakukannya.

 “Besok-besok, jangan lupa bawa cermin”, itulah kata-kata saya yang saya ungkapkan saat seorang teman yang menyetir mobil yang kami kendarai sibuk berkomentar tentang pengguna motor yang ugal-ugalan di jalanan yang padat. Setelah ia berkomentar saya pun berceloteh, “kalau kamu yang naik motor, pasti bakal ngomentarin kelakuan orang yang naik mobil yang mau menang sendiri juga kan, berarti ngomentarin hal yang kamu sendiri lakuin kan yah?” teman saya hanya bisa nyengir dan menjawab “hehehe, iya sih, namanya juga manusia”. “Sipp, makanya besok-besok jangan lupa bawa cermin, supaya bisa ngaca, jangan sampai mencela orang dengan celaan yang juga pantas ditujukan pada diri kita sendiri, OK!”, ucap saya disertai dengan senyum damai-peace.

YOTers, saya bisa berkomentar seperti itu pada teman saya karena saya juga pernah ditegur untuk sikap yang sama walaupun dengan kasus berbeda, setelah itu saya mulai menjaga diri untuk tidak terlalu banyak berkomentar sebelum berpikir, apakah saya pernah melakukan hal yang sama, apakah saya layak untuk mengkritik hal itu, dan beberapa pertanyaan lain sebelum berkomentar. Menjadi orang yang rendah hati dan lebih suka mengintrospeksi diri sendiri daripada mengkritik orang lain ternyata lebih menyenangkan YOTers, nggak banyak beban dan nggak banyak musuh.

Sama aja dalam berbuat kebaikan YOTers, don’t be hypocrate, kalau kita aja belum bisa ngelakuin jangan berani buat maksa orang untuk ngelakuin. Misalnya “on time”, kalau kita sendiri aja belum on time datang ke suatu rapat, kita nggak boleh nuntut kalau ada teman kita yang juga terlambat dalam rapat tersebut. Cermin cuma sebagai kiasan YOTers, supaya kita berusaha untuk mengenali diri sendiri sebelum berani mengomentari orang lain. Diri kita adalah cerminan orang lain, contohnya senyum, kalau kita ramah dan murah senyum pada orang lain, pasti bakalan banyak juga yang dengan senang hati untuk balik tersenyum, tapi juga sebaliknya, asal jangan senyum terus-terusan aja, nanti dikira …

YOTers, jangan lupa bawa cermin diri kemana aja yah! Karena dimana aja akan ada peluang untuk kita mengkritik ataupun mencela orang lain. Jadi orang yg pantas untuk mengkritik akan lebih terhormat loh, tentunya setelah introspeksi diri dulu sebelum mengkritik! That’s it!

 

Cheers,

Ana Ainul Syamsi

YOT CA Universitas Bakrie

@ainulsyamsiana

By Ana Ainul,
Posted 10-09-2013 read:302

Related Notes

Assalamu ‘alaykum, Happy Weekend YOTers! Udah ngapain aja di weekend kali ini? Buat YOT CA…
By Ana Ainul
Assalamu ‘alaykum, Hai YOTers, semua orang sukses pasti punya cerita kegagalan masing-masing, tidak langsung berada…
By Ana Ainul
Kebaikan. Satu kata yang sudah menjadi hal lumrah bagi kita untuk bisa menerima atau respect pada seseorang. Tapi…
By Andita Dhanasti Asry
Sebentar lagi masuk ke bulan Desember. Berarti tinggal 1 bulan sisa di tahun ini.  Apa…
By Billy Boen
Hallo super extraordinary YOTers !!!, pada kesempatan kali ini, saya ingin membahasa tentang betapa perlunya…
By wilsonchandra