everyone is special, the way they are. Lo boleh judge seseorang itu baik atau buruk dari cover dan penampilannya, tapi 1 hal yang pasti, pada orang yang lo judge tersebut, banyak hal baik yang bisa lo pelajari. Selalu lihat dari sisi yang ini. Kita ambil contoh ya. Memang betul, semua orang benci terhadap pencuri. Siapa sih yang tidak benci. Saya juga tidak suka, dan saya juga tidak membenarkan untuk melakukan pencurian, baik sekecil apapun seperti mangga sampai yang besar seperti pencuri. Kita boleh ngejudge habis-habisan, itu hak kita, namun 1 hal yang jangan pernah kita lupakan adalah, bahwa semua orang itu istimewa dengan caranya masing-masing. Kalau mungkin kita tanya kepada si pencuri mengapa mereka bisa mencuri, alasannya bisa variatif. Ada jawaban bodoh dari yang “iseng, pengen mangga. Kebetulan suka dan lewat”, sampai ke jawaban yang bikin prihatin seperti “saya tidak punya uang untuk membeli buah, anak saya kepingin sekali merasakan rasanya mangga ini”. Terlepas dari bohong atau tidak, orang pertama mengajarkan kita untuk apa adanya, berterus terang, walaupun Ia tahu Ia sedang dalam bahaya dan bisa dibawa ke kantor polisi hanya karena mangga. Sikap ini jarang sekali kita lihat, apalagi kalau dalam keadaaan tertekan. Orang kedua mengajarkan kita untuk rasa kasih dan sayang terhadap keluarga. Kebanyakan diantara kita pasti banyak yang lupa akan keluarga, sibuk mengurusi urusannya masing-masing, bahkan tidak tahu apa buah favorit anak. Betul? Contoh lain, orang yang gaul akan memandang orang super nerdy dengan perasaan gelisah. Mereka berpikir bahwa “hidup lo buku doang, bro. Have fun dikit dong”. Dari sisi si nerdy pasti akan membatin “yaelah sist, lo tuh, make up tebel, beli baju apa motor, badan lo tuh sayang, mabok mulu, mau mati muda lo? Untung kaya”.  Hal-hal begini sangat sering terjadi di masyarakat dan tidak sepantasnya kita menganggap kedua contoh ini tidak spesial. Dari si gaul, walaupun mungkin si sista ini rajin ke club, mabok-mabokan, main lelaki dll, mereka biasanya teamwork dalam gengnya ok, solidaritasnya tinggi. Dan orang-orang begini belum tentu tidak tahu tanggung jawab.  Mereka melakukan itu kadang hanya untuk bersenang senang, tapi setelahnya mereka tahu mereka harus lanjut kuliah. Dari yang super nerdy, kita bisa belajar bahwa setiap hasil yang baik perlu usaha yang maksimal, contohnya di belajar. Terlepas dari judge orang lain, tidak perlu diperdebatkan. Daripada pusing-pusing mikirin perbedaan pendapat dan judgement dari orang lain, mending berpikir dari sisi bahwa  dari setiap orang, seburuk apapun dia, dia unik. Kita berbeda dengan cara kita, kita spesial dalam hal tertentu. Balajar dari orang lain yuk!" /> Youngontop - Coz Everyone is Special - Palmira Vidya Mumpuni

Detail Notes

Coz Everyone is Special - Palmira Vidya Mumpuni


Palmira Vidya Mumpuni - Oktober - YOT CA FKG Universitas Indonesia Dont judge a book by its cover. Mendengar kalimat ini pasti akan banyak yang setuju, tapi banyak juga yang tidak setuju. Yang setuju akan bilang, "mungkin covernya jelek tapi ternyta isinya super bagus", atau "ada kok buku yang covernya bagus banget tapi ternyata isinya sampah". Nah yang tidak setuju akan bilang : "sekarang gini, kalo lo beli buku di toko buku, dan lo ga kenal siapa pengarangnya dan tidak pernah dengar dari orang lain kalau isinya menarik, ya pasti lo akan beli bukunya dari covernya, baik depan atau belakang”. Atau mungkin akan berkata “hari gini pakai strategi marketing dooong, mau buku yang bagus ya usahakan sebaik mungkin covernya ok”. Nah kedua hal ini juga terjadi untuk orang. Ada yang bilang jalan judge orang hanya karena Ia pakai baju super cupu, siapa tahu aslinya kaya. Ada juga yang bilang ya memang dia cupu, ga mungkin gitu kalau kaya gayanya separah itu. Ga pernah ke mall apa? Akan banyak perbedaan-perbedaan pandangan seperti ini. Dan saya tidak akan membahas serta mengkritisinya, karena tidak akan selesai sampai besokpun hehehe. Lalu mau menulis tentang apakah saya? Saya tidak peduli tentang pandangan tersebut, namun saya percaya, everyone is special, the way they are. Lo boleh judge seseorang itu baik atau buruk dari cover dan penampilannya, tapi 1 hal yang pasti, pada orang yang lo judge tersebut, banyak hal baik yang bisa lo pelajari. Selalu lihat dari sisi yang ini. Kita ambil contoh ya. Memang betul, semua orang benci terhadap pencuri. Siapa sih yang tidak benci. Saya juga tidak suka, dan saya juga tidak membenarkan untuk melakukan pencurian, baik sekecil apapun seperti mangga sampai yang besar seperti pencuri. Kita boleh ngejudge habis-habisan, itu hak kita, namun 1 hal yang jangan pernah kita lupakan adalah, bahwa semua orang itu istimewa dengan caranya masing-masing. Kalau mungkin kita tanya kepada si pencuri mengapa mereka bisa mencuri, alasannya bisa variatif. Ada jawaban bodoh dari yang “iseng, pengen mangga. Kebetulan suka dan lewat”, sampai ke jawaban yang bikin prihatin seperti “saya tidak punya uang untuk membeli buah, anak saya kepingin sekali merasakan rasanya mangga ini”. Terlepas dari bohong atau tidak, orang pertama mengajarkan kita untuk apa adanya, berterus terang, walaupun Ia tahu Ia sedang dalam bahaya dan bisa dibawa ke kantor polisi hanya karena mangga. Sikap ini jarang sekali kita lihat, apalagi kalau dalam keadaaan tertekan. Orang kedua mengajarkan kita untuk rasa kasih dan sayang terhadap keluarga. Kebanyakan diantara kita pasti banyak yang lupa akan keluarga, sibuk mengurusi urusannya masing-masing, bahkan tidak tahu apa buah favorit anak. Betul? Contoh lain, orang yang gaul akan memandang orang super nerdy dengan perasaan gelisah. Mereka berpikir bahwa “hidup lo buku doang, bro. Have fun dikit dong”. Dari sisi si nerdy pasti akan membatin “yaelah sist, lo tuh, make up tebel, beli baju apa motor, badan lo tuh sayang, mabok mulu, mau mati muda lo? Untung kaya”.  Hal-hal begini sangat sering terjadi di masyarakat dan tidak sepantasnya kita menganggap kedua contoh ini tidak spesial. Dari si gaul, walaupun mungkin si sista ini rajin ke club, mabok-mabokan, main lelaki dll, mereka biasanya teamwork dalam gengnya ok, solidaritasnya tinggi. Dan orang-orang begini belum tentu tidak tahu tanggung jawab.  Mereka melakukan itu kadang hanya untuk bersenang senang, tapi setelahnya mereka tahu mereka harus lanjut kuliah. Dari yang super nerdy, kita bisa belajar bahwa setiap hasil yang baik perlu usaha yang maksimal, contohnya di belajar. Terlepas dari judge orang lain, tidak perlu diperdebatkan. Daripada pusing-pusing mikirin perbedaan pendapat dan judgement dari orang lain, mending berpikir dari sisi bahwa  dari setiap orang, seburuk apapun dia, dia unik. Kita berbeda dengan cara kita, kita spesial dalam hal tertentu. Balajar dari orang lain yuk!
By YOTCA,
Posted 21-11-2011 read:708

Related Notes

Rendy Trizaurochim - YOT CA IT Telkom Pada artikel ini saya ingin berbagi pengalaman dengan…
By YOTCA
Risca Andalina - CA UPH - Artikel Mei Awal bulan ini adalah bulan yg penat bgt…
By YOTCA
Selamat pagi YOTers Semoga Allah ridho untuk memberikan rahmatnya kepada kita setiap harinya. Amien Kali…
By A.W.Subarkah
Pemuda yang bergerak, pemuda yang berkarya. Hanya pemuda yang beraksi, pemuda yang menyatukan. Pemuda adalah…
By LISA AMALIA ARTISTRY RAMADHANI
Untuk kalian penggemar karya-karya Fahd Djibran, pasti tak asing dengan kata-kata tersebut, “Semoga Tuhan mendekatkan…
By Ayu Nurul Huda