Detail Notes

Bangkitnya Mental Pemain Manchester United (MU)


Minggu malam waktu Indonesia, pecinta sepakbola Indonesia dihibur oleh dua laga sepakbola yaitu Arema Cronus vs Mitra Kukar dan Liverpool vs Manchester United. Laga yang sangat ditunggu penggila sepakbola adalah laga Super Sunday atau biasa dikenal dengan “North West Derby” antara Liverpool vs Manchester United. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk mendongkrak posisi ke papan atas. Untuk tim Liverpool sendiri, tren positif yang dialami semenjak diasuh oleh Jorgen Kloop membuat pemain Liverpool menjadi semangat dan meraih kemenagan di berbagai ajang. Sementara di pihak tim Manchester United, hasil yang tidak bagus dialami beberapa pekan atau tidak konsistennya permainan , lebih banyak seri daripada menang membuat tim asuhan Louis Van Gaal tercecer ke peringkat 4.

Faktor utama tidak stabilnya permainan Manchester United yaitu tersingkir dari liga Champions Eropa musim 2015/2016. Semenjak itu, para pemain Manchester United dalam setiap pertandingan kurang percaya diri dan isu pemecatan pelatih menjadi trending topic.  Puncaknya laga pada hari minggu malam menjadi laga krusial sebagai momentum bangkitnya Manchester United. Pertandingan berlangsung di kandang Liverpool di stasion Anfield, tuan rumah Liverpool menyerang pertahanan Manchester United sejak awal pertandingan. Tetapi dewi fortuna memihak pada tim Manchester United di menit ke 70 an, Manchester United mengubah papan skor menjadi 0-1 lewat gol dari Wayne Rooney atau biasa dipanggil “Wazza”. Gol ini adalah gol ke empat Wayne Rooney dalam 4 laga terakhir, sekaligus membangkit kembali mental para pemain Manchester United.

Gol ini juga membuktikan ketajaman Wayne Rooney yang belum habis. Hingga peluit panjang dibunyikan keunggulan Manchester United di kandang Liverpool tidak mengubah papan skor. Manchester United telah mengalahkan Liverpool sebanyak dua kali di musim 2015/2016 yaitu di kandang MU dan di kandang Liverpool.  Pertandingan ini merupakan pertandingan bergengsi di Liga Primer Inggris dan di dunia. Julukan kedua tim sama-sama menggunakan kata merah (red) yaitu The Reds Liverpool (Liverpool) dan The Red Devils (Manchester United). Hal yang bergengsi lainnya perolehan gelar juara MU masih unggul dengan 20 gelar sedangkan Liverpool 18 gelar. Sebelumnya Liverpool yang memimpin dengan 18 gelar, tetapi MU mengejar hingga 20 gelar. Setelah kemengan ini, para pendukung berharap performa Manchester United konsisten hingga akhir musim dengan tujuan meraih gelar juara dan masuk zona liga Champion Eropa untuk musim depan. Nilai yang bisa diambil dari laga Liverpool vs Manchester United yaitu persaingan diberbagai unsur membuat para pemain menjadi terpacu untuk meraih kemenangan sehingga pemain ingin menampilkan yang terbaik, untuk pihak Manchester United kemenangan menjadi langkah baik untuk mengembalikan kepercayaan tim. 

By Wahyu,
Posted 22-01-2016 read:78

Related Notes

Dalam kehidupan alam dan manusia selalu berdampingan karena tanpa alam, manusia tidak bisa hidup. Tetapi…
By Wahyu
Hakekat dan fungsi kedaulatan dalam masyarakat internasional perlu dijelaskan mengingat pentingnya peranan negara dalam masyarakat…
By Wahyu
YOTers, apakah kamu tau kasus yang baru-baru ini menimpa United Airlines? Kasus “pengusiran” penumpang oleh…
By Kamil Ashidiqi
 A motivational book The Leader Who Had No Title is packaged in a compelling story…
By YOTCA
Libur telah tiba! Untuk YOTers yang kuliah mungkin telah menyelesaikan UAS dan menjalani liburannya sebelum…
By Elsa Safira Kinanti