Detail Notes

Bagianmu dan Bagian-Nya


Note kali ini saya akan berbagi tentang salah satu pelajaran yang saya dapat saat sesi mentoring. Sebelumnya saya seringkali berbincang dengan teman terkait masalah-masalah yang saya maupun teman saya hadapi. Perbincangan tersebut bisa berakhir mengambang sebatas kami mengeluarkan unek-unek atau berujung pada suatu renungan tentang masalah yang kita hadapi dan apa yang harus kita lakukan. Bagi saya sendiri, saya sering merenungkan masalah yang saya hadapi dan kenapa saya mengalami masalah tersebut, bahkan tidak jarang saya berujung pada kebingungan tentang apa yang harus saya lakukan dan jika saya tidak berhasil untuk menghadapi masalah tersebut dengan baik maka saya akan menyesalinya dan menyalahkan diri sendiri.

Setelah sesi mentoring, saya memperoleh suatu hal baru bahwa terkadang kita menyalahkan diri sendiri untuk hal-hal yang berada di luar kendali kita. Saat kita menghadapi suatu masalah, bukan berarti masalah tersebut muncul karena kesalahan yang kita lakukan. Suatu kesalahan bisa terjadi karena faktor-faktor internal maupun eksternal sehingga keinginan dan rencana kita tidak berjalan seperti yang diharapkan. Oleh karena itu, kita harus lebih mengenal diri sendiri untuk mengetahui seberapa besar kemampuan kita untuk melakukan suatu hal, “when you know yourself you can push yourself to the limit”. Ketika kita sudah berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan kita dan dihadapkan pada suatu masalah atau kegagalan, maka kita tidak perlu untuk menyalahkan diri sendiri karena kita sudah memberikan kemampuan terbaik yang kita miliki.

Saat kita dihadapkan dengan banyak masalah, kita hanya perlu untuk berusaha menyelesaikannya sesuai dengan kemampuan kita. Saat kita merasa sudah tidak mampu lagi dan merasa tidak bisa mengontrol semuanya, hal-hal yang tidak bisa kita kontrol itu akan bisa dikontrol oleh Yang Maha Kuasa. Jangan pernah menyalahkan diri sendiri secara berlebihan, karena hidup kita lebih luas dibandingkan dengan masalah-masalah yang ada. Masalah tersebut semestinya bukan menjadi beban namun sebagai dorongan untuk membuat kita menjadi orang yang semakin kuat.

By Kiki Riskinia Putri,
Posted 17-11-2016 read:103

Related Notes

Untuk setiap hal yang diinginkan pasti ada sesuatu yang harus dikorbankan. Proses untuk mencapai suatu…
By Kiki Riskinia Putri
Everyone makes mistakes, but that doesn’t mean they have to pay for them the rest…
By Kiki Riskinia Putri
Saya mau melihat dunia dan segala isinya dengan mata kepalaku sendiri. Saya mau merasakan atmosfer…
By Selvi Nur Yuliani
Meliput rapat di DPR? Yap, pada kesempatan kali ini saya mau share pengalaman sedikit tentang…
By Mutia Azmi Nabila
YOTERS buat kamu yang “anker” alias anak kereta terkadang sulit untuk tetap hits karena harus…
By Maria Cherish