[/caption] “Dan yang menjadi second runner up Puteri Indonesia 2011… Jatuh kepada… Andi Tenri Natassya dari Sulawesi Selatan…”. Sontak kalimat itu membuat pendukung Andi Natassya cukup terdiam, namun masih ada senyum yang di setiap wajah yang menggunakan seragam berwarna hijau itu karena pengumuman tersebut merupakan gelar ke-3 untuk Andi Natassya pada malam itu. Hari Jumat tanggal 7 Oktober 2011 bertempat di JCC Senayan mungkin akan menjadi malam yang akan paling dikenang oleh seorang Andi Natassya, karena di hari itulah hidupnya telah berubah. Ia berhasil mengukir sejarah dalam hidupnya dengan merebut 3 gelar juara di ajang pemilihan Puteri Indonesia 2011. Pada malam itu, Caca, sapaan Andi Natassya berhasil meraih predikat Puteri Berbakat, Puteri Favorit, dan juga Second Runner Up atau Puteri Pariwisata Puteri Indonesia 2011. Hasil ini tentunya sangat luar biasa dan di luar prediksi kebanyakan orang. Saya cukup beruntung karena bisa menjadi saksi sejarah dari perjalanan Caca di Puteri Indonesia 2011. Jadi setelah berhasil mengantarkan Astrid Ellena menjadi juara di Miss Indonesia 2011 dan akan berlaga di Miss World 2011, Caca yang ketika itu lolos penyisihan di Sulawesi Selatan meminta saya untuk membantunya dalam menjadi tim sukses di Final Pemilihan Puteri Indonesia. Permintaan ini saya terima dan saya pun menyusunkan strategi untuknya. Kami sempat bertemu sebelum Caca memulai karantina, dari sana saya melihat Caca sangat gugup dan tidak percaya diri untuk berkompetisi di ajang pemilihan ini. Kemudian saya juga melihat sudut pandangnya dalam menjawab pertanyaan sangatlah standar. Dari sini saya memberikan sedikit sharing mengenai pola Tanya jawab dan juga sudut pandang yang berbeda dalam menjawab pertanyaan. Ia pun mencermati kata tiap kata yang saya berikan. Ketika masa karantina pun, Caca selalu berusaha untuk menghubungi saya. Bercerita soal perkembangan di dalam masa karantina dan juga bertanya mengenai persiapan-persiapan yang harus dilakukannya selama masa karantina. Dari sini saya melihat bahwa ada keseriusan, ada sifat mau belajar, ada sifat yang rendah hati dari sosok Andi Natassya untuk dia mau belajar mengimprove dirinya agar menjadi lebih baik. Hasilnya? Bisa dilihat sendiri. Malam itu walau tidak menjadi Puteri Indonesia 2011, namun Ia berhasil meraih 3 gelar dan yang terpenting di mata saya jawabannya adalah jawaban terbaik jika dinilai secara objektif. Caca telah berhasil melawan rasa takutnya, mau belajar dari kelemahannya dan melakukannya dengan cara yang terbaik! Ketika setelah selesai, saya bertanya kepada Caca apakah dia menyangka akan pulang membawa 3 gelar dan Ia menjawab sama sekali tidak menyangka. Sungguh dari sini saya mendapatkan inspirasi yang sangat banyak. Walau Ia tidak dijadikan kandidat pemenang dalam pemilihan tersebut, namun itu tidak menciutkan hatinya untuk memberikan yang terbaik. Terkadang kita sering diperhadapkan dengan situasi yang sama dalam kejadian yang berbeda. Kita sering kali dianggap kecil oleh saingan kita, mungkin terkadang kita sendiri pun tidak percaya akan kemampuan diri kita sendiri. Kita selalu berusaha untuk menerima setiap peristiwa yang ada tanpa menyadari bahwa sebenarnya kita mampu meraih hasil yang lebih baik jika kita mau berusaha lebih giat lagi. Kita sering takut untuk mencoba, takut untuk keluar dari zona nyaman kita, takut untuk melakukan perjuangan. Jika yang ada hanya takut, takut, dan takut makan bersiap-siaplah kita mati ditelan kerasnya hidup. Satu hal yang bisa dilakukan adalah lawan rasa takutmu! Semakin takut, maka semakin lawanlah. Hal ini saya tuliskan karena juga terinspirasi oleh seorang kawan di YOT CA yang mengalami kejadian seperti ini.. C'mon you can do it!! ;) Dari kisah ini sekali lagi menguatkan hati saya bahwa tak ada yang tak mungkin di dalam dunia ini jika kita melakukannya dengan sungguh-sungguh. Sungguh dari pengalaman saya dalam menangani Astrid Ellena di Miss Indonesia dan Andi Natassya di Puteri Indonesia saya juga belajar, bahwa banyak orang yang meremehkan saya, memandang sebelah mata apa yang saya lakukan. Namun satu hal, saya hanya ingin fokus dengan apa yang saya lakukan dan saya akan buktikan kalau saya mampu memberikan yang terbaik untuk teman-teman saya. So pertanyaan berikutnya adalah……. Siapa yang selanjutnya akan saya dukung di ajang – ajang pemilihan?? www.guejojo.com" /> Youngontop - Andi Natassya, Sang Putri dari Indonesia Timur

Detail Notes

Andi Natassya, Sang Putri dari Indonesia Timur


Jonathan Christian Susanto – YOT CA LSPR Jakarta (@trapjovers89) [caption id="attachment_3158" align="alignleft" width="300" caption="Andi Natassya bersama 2 besar finalis Puteri Indonesia lainnya"][/caption] “Dan yang menjadi second runner up Puteri Indonesia 2011… Jatuh kepada… Andi Tenri Natassya dari Sulawesi Selatan…”. Sontak kalimat itu membuat pendukung Andi Natassya cukup terdiam, namun masih ada senyum yang di setiap wajah yang menggunakan seragam berwarna hijau itu karena pengumuman tersebut merupakan gelar ke-3 untuk Andi Natassya pada malam itu. Hari Jumat tanggal 7 Oktober 2011 bertempat di JCC Senayan mungkin akan menjadi malam yang akan paling dikenang oleh seorang Andi Natassya, karena di hari itulah hidupnya telah berubah. Ia berhasil mengukir sejarah dalam hidupnya dengan merebut 3 gelar juara di ajang pemilihan Puteri Indonesia 2011. Pada malam itu, Caca, sapaan Andi Natassya berhasil meraih predikat Puteri Berbakat, Puteri Favorit, dan juga Second Runner Up atau Puteri Pariwisata Puteri Indonesia 2011. Hasil ini tentunya sangat luar biasa dan di luar prediksi kebanyakan orang. Saya cukup beruntung karena bisa menjadi saksi sejarah dari perjalanan Caca di Puteri Indonesia 2011. Jadi setelah berhasil mengantarkan Astrid Ellena menjadi juara di Miss Indonesia 2011 dan akan berlaga di Miss World 2011, Caca yang ketika itu lolos penyisihan di Sulawesi Selatan meminta saya untuk membantunya dalam menjadi tim sukses di Final Pemilihan Puteri Indonesia. Permintaan ini saya terima dan saya pun menyusunkan strategi untuknya. Kami sempat bertemu sebelum Caca memulai karantina, dari sana saya melihat Caca sangat gugup dan tidak percaya diri untuk berkompetisi di ajang pemilihan ini. Kemudian saya juga melihat sudut pandangnya dalam menjawab pertanyaan sangatlah standar. Dari sini saya memberikan sedikit sharing mengenai pola Tanya jawab dan juga sudut pandang yang berbeda dalam menjawab pertanyaan. Ia pun mencermati kata tiap kata yang saya berikan. Ketika masa karantina pun, Caca selalu berusaha untuk menghubungi saya. Bercerita soal perkembangan di dalam masa karantina dan juga bertanya mengenai persiapan-persiapan yang harus dilakukannya selama masa karantina. Dari sini saya melihat bahwa ada keseriusan, ada sifat mau belajar, ada sifat yang rendah hati dari sosok Andi Natassya untuk dia mau belajar mengimprove dirinya agar menjadi lebih baik. Hasilnya? Bisa dilihat sendiri. Malam itu walau tidak menjadi Puteri Indonesia 2011, namun Ia berhasil meraih 3 gelar dan yang terpenting di mata saya jawabannya adalah jawaban terbaik jika dinilai secara objektif. Caca telah berhasil melawan rasa takutnya, mau belajar dari kelemahannya dan melakukannya dengan cara yang terbaik! Ketika setelah selesai, saya bertanya kepada Caca apakah dia menyangka akan pulang membawa 3 gelar dan Ia menjawab sama sekali tidak menyangka. Sungguh dari sini saya mendapatkan inspirasi yang sangat banyak. Walau Ia tidak dijadikan kandidat pemenang dalam pemilihan tersebut, namun itu tidak menciutkan hatinya untuk memberikan yang terbaik. Terkadang kita sering diperhadapkan dengan situasi yang sama dalam kejadian yang berbeda. Kita sering kali dianggap kecil oleh saingan kita, mungkin terkadang kita sendiri pun tidak percaya akan kemampuan diri kita sendiri. Kita selalu berusaha untuk menerima setiap peristiwa yang ada tanpa menyadari bahwa sebenarnya kita mampu meraih hasil yang lebih baik jika kita mau berusaha lebih giat lagi. Kita sering takut untuk mencoba, takut untuk keluar dari zona nyaman kita, takut untuk melakukan perjuangan. Jika yang ada hanya takut, takut, dan takut makan bersiap-siaplah kita mati ditelan kerasnya hidup. Satu hal yang bisa dilakukan adalah lawan rasa takutmu! Semakin takut, maka semakin lawanlah. Hal ini saya tuliskan karena juga terinspirasi oleh seorang kawan di YOT CA yang mengalami kejadian seperti ini.. C'mon you can do it!! ;) Dari kisah ini sekali lagi menguatkan hati saya bahwa tak ada yang tak mungkin di dalam dunia ini jika kita melakukannya dengan sungguh-sungguh. Sungguh dari pengalaman saya dalam menangani Astrid Ellena di Miss Indonesia dan Andi Natassya di Puteri Indonesia saya juga belajar, bahwa banyak orang yang meremehkan saya, memandang sebelah mata apa yang saya lakukan. Namun satu hal, saya hanya ingin fokus dengan apa yang saya lakukan dan saya akan buktikan kalau saya mampu memberikan yang terbaik untuk teman-teman saya. So pertanyaan berikutnya adalah……. Siapa yang selanjutnya akan saya dukung di ajang – ajang pemilihan?? www.guejojo.com
By YOTCA,
Posted 11-10-2011 read:1102

Related Notes

Rendy Trizaurochim - YOT CA IT Telkom Pada artikel ini saya ingin berbagi pengalaman dengan…
By YOTCA
Risca Andalina - CA UPH - Artikel Mei Awal bulan ini adalah bulan yg penat bgt…
By YOTCA
Hai YOTers, Kali ini saya ingin membagikan cerita inspiratif dari http://sigittyo.blogspot.com/ “Diceritakan seorang lelaki tua…
By Arfan Jatikusuma
Yeah, belajar hidup berkah tanpa KW. Pada tau semua kan barang KW itu barang gimana?…
By Ismi Zahria
Hi YOTers, Beberapa waktu silam saya mengikuti diskusi terbuka yang diselenggarakan teman-teman FIM 16. Bayak…
By Dianita Anggraini